-->

Sosperda Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS, Pemko Medan Diminta Awasi Penginapan dan Kos-Kosan

Senin, 21 Maret 2022 / 17.30

Anggota DPRD Medan Fraksi PKS Rudiawan Sitorus menggelar Sosiasasi Perda Nomor 1 Tahun 2012 Tentang Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS, Sabtu-Minggu (19-20/3/2022). (f-ist)

MEDAN, KLIKMETRO.COM - Anggota DPRD Medan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Dr.Rudiawan Sitorus, M.Pem.I mengajak seluruh warga Medan untuk menjaga diri dan keluarganya dari bahaya penyakit HIV/AIDS yang belakangan diketahui jumlahnya sudah sangat mengkhawatirkan di Sumatera Utara. 

Ajakan ini disampaikan Dr.Rudiawan Sitorus saat melaksanakan sosialisasi Produk Hukum Daerah, Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan No. 1 Tahun 2012 tentang Pencegahan Dan Penanggulangan HIV Dan AIDS di yang dilaksanakan di dua lokasi berbeda yakni di Jalan Kesehatan, GG Gelora Kelurahan Sei Sikambing C2 Medan Helvetia dan Jalan Kapten Patimura, Kelurahan Darat, Kecamatan Medan Baru, Sabtu-Minggu (19-20/3/2022).

"Kunci agar kita semuanya terhindar dari penyakit ini adalah dekat dengan Allah, mari kita jaga keluarga kita dengan senantiasa dekat dengan Allah," kata Rudiawan.

Disampaikan Sekretaris DPD PKS Kota Medan ini, penularan HIV/AID ini bisa ditularkan melalui beberapa perantara diantaranya, Transfusi darah, Narkoba, penggunaan jarum suntik, dan Pergaulan Bebas.

"Dari semuanya ini harusnya bisa kita hindari, dimana kita harus menjaga keluarga kita, sehingga penyakit yang sampai hari ini belum bisa ditemukan obatnya tidak menjangkiti kita," katanya.

Dr.Rudiawan berpesan kepada orang tua agar menjaga anaknya dari pergaulan bebas. “Kondisi sekarang ini, generasi muda berada dalam ancaman, pergaulan bebas, kehidupan malam, maraknya narkoba," katanya seraya mengatakan sangat penting menjaga generasi muda agar tidak terjerumus kedalamnya.

Dalam kesempatan tersebut, Nuraini warga di Jalan Budi Luhur  mengaku resah dengan kehadiran kos-kosan di daerah dekat rumahnya, dimana banyak sekali pasangan anak muda diduga belum menikah keluar masuk. Begitu juga tempat-tempat penginapan, pihaknya meminta pemerintah Kota Medan segera merespon dan memberi tindakan.

"Saat ini kami juga sangat resah dengan kebebasan dalam pergaulan, dimana saat ini menjamur tempat-tempat penginapan, tempat kos-kosan juga terlihat bebas sekali. Kami mohon perhatiannya," harapnya.(mar)

Komentar Anda

Terkini