Coba Provokasi Warga Saat Ditangkap, Pengedar Sabu di Medan Petisah 'Keok' Ditangan Polisi

Minggu, 17 Mei 2026 / 14.53

Satresnarkoba Polrestabes Medan dalam memberantas peredaran narkotika melalui Operasi Antik Toba 2026 mengamankan pengedar sabu berinisial AS di Jalan Kejaksaan Lembah, Medan Petisah. (ft-ist)

MEDAN, KLIKMETRO.COM – Satresnarkoba Polrestabes Medan kembali menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran narkotika melalui Operasi Antik Toba 2026. Seorang pria yang diduga kuat sebagai pengedar sabu berinisial AS (36) berhasil disergap petugas di kawasan bantaran Sungai Jalan Kejaksaan Lembah, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah.

Penangkapan dilakukan oleh Tim 4 Subnit 2 Unit I Satresnarkoba Polrestabes Medan pada Sabtu (16/5/2026) sore. Operasi ini bermula dari laporan masyarakat yang resah terhadap aktivitas transaksi narkoba yang kerap terjadi di lokasi tersebut. 

Menindaklanjuti informasi itu, petugas langsung bergerak melakukan pengintaian setelah menerima arahan dari Kanit I Satresnarkoba Polrestabes Medan, AKP Ruspian, SH, MH.

Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, menjelaskan bahwa tersangka sempat memberikan perlawanan sengit saat akan ditangkap. AS berontak dan berteriak histeris demi memancing amarah warga sekitar agar menyerang petugas.

"Pelaku sempat melawan dan berteriak untuk memprovokasi warga. Namun, petugas di lapangan berhasil melumpuhkannya dengan tangan kosong menggunakan teknik bela diri Polri," ujar Kompol Rafli kepada wartawan, Minggu (17/5/2026) pagi.

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 4 paket sabu siap edar serta uang tunai ratusan ribu rupiah yang diduga kuat merupakan uang hasil penjualan barang haram tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, AS mengaku mendapatkan pasokan sabu dari seorang bandar berinisial R. Saat ini, pihak kepolisian telah mengantongi identitas penyuplai tersebut dan tengah melakukan pengejaran intensif.

Kompol Rafli menegaskan bahwa Polrestabes Medan tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi jaringan narkoba demi menyelamatkan generasi muda.

"Pemasok narkoba kepada pelaku sudah kami kantongi identitasnya. Kami pastikan yang bersangkutan bisa berlari, namun tidak akan bisa bersembunyi," tegas Rafli menutup keterangannya.

Satresnarkoba Polrestabes Medan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika melalui Operasi Antik Toba 2026. Kali ini, seorang pria yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu di bantaran Sungai kawasan Jalan Kejaksaan Lembah, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, berhasil disergap.

Pengungkapan tersebut dilakukan oleh Tim 4 Subnit 2 Unit I Satresnarkoba Polrestabes Medan pada hari Sabtu, tanggal 16 2026 sore setelah menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas transaksi narkoba yang kerap terjadi di lokasi tersebut.

Menindaklanjuti laporan itu, petugas langsung bergerak ke lokasi usai menerima arahan dan pembagian tugas dari Kanit I Sat Res Narkoba Polrestabes Medan, AKP Ruspian, SH, MH.

Petugas, kemudian menangkap AS (36) yang merupakan pengedar narkoba yang biasa beroperasi di bantaran sungai sekitar lokasi penangkapan.

“Saat penangkapan, pelaku ini sempat melawan dengan cara terus berontak, dan bahkan berteriak untuk memprovokasi warga. Namun, kemudian berhasil dilumpuhkan dengan tangan kosong, menggunakan teknik bela diri Polri. Saat ditangkap, kami menyita 4 paket sabu siap edar, dan uang ratusan ribu rupiah yang merupakan hasil penjualan narkoba,” ungkap Kasat  Resnarkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP kepada wartawan, Minggu (17/5/2026) pagi.

Rafli menambahkan, hasil pemeriksaan awal pelaku mengaku mendapat narkoba dari seseorang berinisial R, yang kini dalam pengejaran pihak Kepolisian.

Satresnarkoba Polrestabes Medan, memastikan tidak akan memberikan ruang sedikitpun bagi pelaku narkoba di kota Medan, guna menyelamatkan generasi bangsa.

“Pemasok narkoba kepada pelaku sudah kami kantongi identitasnya. Kami pastikan yang bersangkutan bisa berlari, namun tidak akan bisa bersembunyi,” pungkasnya. (red)

Komentar Anda

Terkini