Kasum TNI Tinjau Progres Rekontruksi Pascabencana di Tapteng

Jumat, 22 Mei 2026 / 20.44

Kepala Staf Umum TNI Letjen Richard Tampubolon melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. (ft-ist)

TAPTENG, KLIKMETRO.COM - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen Richard Tampubolon melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Sumatera Utara.

Richard hadir dalam kapasitas Wakil Ketua I Satuan Tugas (Wakasatgas I) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Berangkat menggunakan menggunakan pesawat Boeing A7304 TNI AU menuju Bandara Silangit di Tapanuli Utara (Taput), Richard melanjutkan perjalanan menggunakan helikopter hingga mendarat di Lapangan Gor Pandan Kabupaten Tapteng yang disambut langsung Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu.

Kemudian, ia meninjau sumur bor di hunian sementara dan tetap Rusunawa Pandan, Tapteng yang dibangun PT Musim Mas (Minamas). Richard sempat berinteraksi dan memberikan bantuan kepada 105 kepala keluarga (KK), serta meninjau persawahan di Kecamatan Tukka.

Berikutnya, ia bergerak menyaksikan jembangunan jembatan bailey di Desa Lubuk Ampolu, Kecamatan Badiri, Tapteng. Setelah itu, Richard melakukan peletakan batu pertama pembangunan hunian tetap yang akan dikerjakan oleh Yayasan Caritas Indonesia.

Mengakhiri kunjungan, Richard dan rombongan melaksanakan peninjauan di Huntap Asrama Haji Pinang Sori, Kecamatan Pinang Sori. Di sela kunjungan, ia menyempatkan untuk meresmikan sumur bor dan instalasi air bersih kepada warga hunian sementara (huntara) Rusunawa Pandan, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Pandan.

"Dari masukan BPBD provinsi dan kabupaten, yang paling dibutuhkan masyarakat adalah air bersih. Setelah berkoordinasi dan komunikasi intensif, kami memutuskan membangun sumur bor dan instalasi air masing-masing lima unit di Tapanuli Tengah dan lima unit di Tapanuli Selatan," kata Richard, Jumat (22/5/2026).

Richard mengajak masyarakat sekitar memanfaatkan dan merawat dengan baik fasilitas yang dibangun agar bisa digunakan dalam jangka panjang. "Kami berharap sumur bor dan instalasi air bersih ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya warga rusunawa dan huntara. Fasilitas ini harus dijaga dan dirawat bersama," katanya.

Mantan komandan Koopsus TNI itu juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan sarana air bersih tersebut. Terutama, sambung dia, kepada PT Minamas yang telah menunjukkan kepedulian sosial kepada masyarakat terdampak bencana.

"Air bersih adalah salah satu kebutuhan hidup manusia yang paling penting. Di sini ada 118 KK yang sebelumnya mengalami kesulitan air. Atas komunikasi dan koordinasi yang dilakukan, akhirnya program akses air bersih ini dapat diwujudkan," ucap Richard. (rizki)

Komentar Anda

Terkini