![]() |
| Korban pembacokan sekelompok pria bersebo mendapat perawatan medis di rumah sakit. (ft-ist) |
BINJAI, KLIKMETRO.COM - Aksi teror mencekam melanda kawasan Loket Bus Sempati Star, Kota Binjai, pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Sekelompok Orang Tidak Dikenal (OTK) yang mengenakan penutup wajah (sebo) dan mempersenjatai diri dengan senjata tajam serta batu mengamuk secara membabi buta di lokasi tersebut.
Akibat penyerangan brutal ini, seorang warga bernama Rido (25) menjadi korban pembacokan serius. Korban harus dilarikan ke fasilitas medis terdekat dan menerima 19 jahitan di bagian punggungnya.
Tak hanya Rido, seorang rekannya juga dilaporkan mengalami luka sabetan di tangan kanan. Selain menimbulkan korban luka, kelompok anarkis ini juga merusak satu unit mobil milik warga bernama Mella yang sedang terparkir di sekitar area kejadian.
"Rusak mobilku, Bang. Tiba-tiba datang orang itu entah siapa pakai sebo sekitar 15 orang membawa sajam (senjata tajam) semua. Mobilku yang jadi sasaran," ungkap Mella dengan nada syok.
Berdasarkan kesaksian Rido, para pelaku datang secara terorganisir menggunakan satu unit mobil Toyota Calya berwarna putih dan sekitar lima unit sepeda motor. Tanpa peringatan, kelompok tersebut langsung turun dan melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam serta batu yang telah mereka siapkan.
Pasca-kejadian, kedua korban langsung mendatangi Markas Kepolisian Resor (Polres) Binjai untuk membuat laporan resmi. Laporan penganiayaan yang dialami Rido tercatat dengan Nomor STTLP/B/453/VIII/2026, sedangkan laporan pengrusakan mobil milik Mella teregistrasi dengan Nomor STTLP/B/454/VIII/2026 di SPKT Polres Binjai.
Hingga berita ini diturunkan, Kapolres Binjai AKBP R Bimo Moernanda belum memberikan keterangan pers resmi mengenai kronologi penyelidikan maupun pengejaran terhadap kelompok pelaku.
Sementara itu, warga di sekitar lokasi mengaku resah dan mendesak pihak kepolisian untuk segera menangkap para pelaku demi mengembalikan rasa aman di masyarakat. (meru)
