![]() |
| Gunung Sinabung kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya, pada Senin (31/8/2026), tampak meluncurkan semburan abu vulkanik tebal yang membubung tinggi ke udara. (foto : istimewa) |
KARO, KLIKMETRO.COM - Gunung Sinabung yang terletak di Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya. Pada Senin (31/8/2026) sekira pukul 10.00 WIB, gunung api aktif tersebut meluncurkan semburan abu vulkanik tebal yang membubung tinggi ke udara.
Kondisi cuaca yang sangat cerah di sekitar lokasi membuat visual semburan abu terlihat jelas menjulang tinggi, bergerak ke arah utara dan timur laut mengikuti embusan angin. Dampak erupsi ini dilaporkan sempat menyiram kawasan Kota Berastagi dan sekitarnya hingga memutih, serta mengganggu jarak pandang warga.
Meskipun abu vulkanik telah menyelimuti pemukiman, dampak kerugian atau gangguan terhadap lahan pertanian warga di kaki gunung hingga kini belum dapat dipastikan.
Merespons situasi darurat tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo langsung bergerak cepat. Untuk mengantisipasi lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), Pemkab Karo menerjunkan tim gabungan dari BPBD, Dinas Kesehatan, dan Dinas Kominfo untuk membagikan masker secara gratis kepada masyarakat terdampak.
Pembagian masker hari ini difokuskan pada empat wilayah yang terpapar abu cukup tebal, yakni Kecamatan Naman Teran, Berastagi, Dolat Rayat, dan Kecamatan Merdeka. Tim gabungan menyisir langsung desa-desa guna memastikan bantuan kesehatan tersebut memprioritaskan kelompok rentan, seperti lanjut usia (lansia), ibu hamil, dan anak-anak.
Selain membagikan masker, petugas di lapangan juga memberikan edukasi langsung mengenai bahaya abu vulkanik serta langkah-langkah proteksi diri.
Bupati Karo Antonius Ginting, melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karo, Hesti Maria Br Tarigan, SH, MH, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk melindungi kesehatan masyarakat di tengah situasi tanggap darurat ini.
“Kami meminta warga tetap tenang namun selalu waspada. Gunakan masker setiap kali keluar rumah, kurangi aktivitas di luar ruangan, dan jaga kebersihan lingkungan. Bantuan ini adalah bentuk kehadiran negara di tengah situasi darurat. Kami juga terus berkoordinasi dengan PVMBG untuk memantau perkembangan aktivitas Gunung Sinabung selama 24 jam penuh,” ujar Hesti Maria saat mendampingi pembagian masker.
Pemkab Karo turut mengimbau masyarakat agar segera menutup rapat tempat penyimpanan air bersih dan makanan, serta bergotong-royong membersihkan tumpukan abu di atap rumah demi mencegah risiko atap roboh. Warga yang mulai mengeluhkan gangguan pernapasan diminta untuk segera mendatangi puskesmas terdekat atau posko kesehatan yang telah disediakan.
Sebagai langkah penanganan cepat di sektor fasilitas publik, Pemkab Karo juga mengerahkan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan penyiraman badan jalan di sekitaran Kota Berastagi. Upaya ini dilakukan secara intensif demi meminimalisir kepulan debu vulkanik yang beterbangan akibat lalu lalang kendaraan. (ton)
