Fraksi Nasdem DPRD Medan Desak Perubahan Perda Kemiskinan Agar Lebih Terintegrasi

Selasa, 08 September 2026 / 12.06

Anggota DPRD Medan Fraksi Nasdem dr. Faisal Arbie. (ft-ist)

MEDAN, KLIKMETRO.COM - Fraksi Nasdem DPRD Kota Medan menilai perubahan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan sudah sangat mendesak untuk dilakukan. Langkah ini dinilai penting agar program penanggulangan kemiskinan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Medan dapat berjalan lebih fokus dan terintegrasi.

Pandangan tersebut disampaikan oleh anggota Fraksi Nasdem DPRD Medan, dr. Faisal Arbie M. Biomed, dalam rapat paripurna internal di gedung dewan pada Senin (7/9/2026). Rapat tersebut mengagendakan penyampaian pandangan fraksi terhadap penjelasan pengusul atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Medan.

Menurut dr. Faisal Arbie, Pemko Medan harus segera mengambil kebijakan penanggulangan kemiskinan yang mengedepankan aspek integrasi, sinkronisasi, dan koordinasi. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kebutuhan dasar bagi keluarga miskin serta kelompok rentan.

"Kami juga melihat perlunya peningkatan kemampuan dasar dan kemandirian bagi keluarga fakir miskin maupun kelompok rentan," ujar Faisal pada rapat Paripurna DPRD Medan yang dipimpin Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen dan dihadiri Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas.

Strategi Khusus Atasi Kemiskinan

Guna mencapai target tersebut, Fraksi Nasdem menawarkan sejumlah strategi khusus. Pertama, menekan beban pengeluaran rutin dari keluarga fakir miskin. Kedua, mendongkrak pendapatan mereka melalui pengembangan dan jaminan keberlanjutan usaha ekonomi mikro dan kecil.

Selain itu, sinergi kebijakan dan program antar-instansi juga menjadi poin krusial. Faisal mendorong Pemko Medan untuk gencar memberikan pelatihan kerja khusus bagi para pelamar kerja dan warga usia produktif yang belum memiliki penghasilan tetap.

"Kami berpandangan setiap orang bisa dan mampu bekerja jika diberi kesempatan. Kesempatan itu harus beriringan dengan pelatihan agar nantinya tercipta kemandirian. Dengan begitu, mereka bisa keluar dari jeratan kemiskinan dan tidak kembali lagi," tegasnya.

Pendekatan Multidimensi

Faisal menambahkan bahwa persoalan kemiskinan saat ini bersifat multidimensi atau sangat kompleks. Oleh karena itu, angka kemiskinan hanya bisa diturunkan secara optimal jika semua pihak, termasuk masyarakat miskin itu sendiri, ikut terlibat aktif dalam proses pembangunan.

Lebih lanjut, Fraksi Nasdem meminta agar upaya pengentasan kemiskinan ini dilakukan secara bertahap, terpadu, dan konsisten. Pemerintah daerah juga harus jeli melihat skala prioritas dengan mempertimbangkan kemampuan sumber daya yang dimiliki serta kebutuhan riil warga.

"Diperlukan pendekatan yang komprehensif (menyeluruh). Hal ini mencakup peningkatan akses pendidikan dan kesehatan, perluasan lapangan kerja, hingga pemberian bantuan sosial yang berkelanjutan," tambah Faisal.

Di akhir pandangannya, Fraksi Nasdem mendesak Pemko Medan untuk menyikapi Ranperda penanggulangan kemiskinan ini dengan serius. Targetnya adalah melahirkan sebuah regulasi daerah yang benar-benar matang dan membawa manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat Kota Medan. (mar)
Komentar Anda

Terkini