Gelar Evaluasi MBG, Bupati Asahan Wajibkan SPPG Patuhi SOP

Rabu, 14 Oktober 2026 / 05.46

Pemkab Asahan menggelar rapat evaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Selasa (13/10/2026). (Foto : Dinas Kominfo Asahan)

ASAHAN, KLIKMETRO.COM - Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar rapat evaluasi dan koordinasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Aula Melati Kantor Bupati Asahan pada Selasa, 13 Oktober 2026. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, dan dihadiri oleh jajaran Satgas MBG serta Badan Gizi Nasional (BGN).

Dalam arahannya, Bupati Taufik Zainal Abidin menegaskan bahwa Program MBG merupakan program strategis nasional. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini guna mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

"Program MBG ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada anak-anak kita agar mereka mendapatkan makanan bergizi. Melalui pemenuhan gizi yang baik, diharapkan anak-anak dapat tumbuh sehat, cerdas, dan menjadi generasi penerus yang berkualitas," ujar Taufik.

Bupati juga menginstruksikan seluruh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk melakukan pengawasan ketat di setiap tahapan, mulai dari pengelolaan dapur hingga distribusi. Langkah ini penting guna memastikan kualitas, kebersihan, keamanan, dan kelayakan makanan tetap terjaga. Ia juga berencana meninjau langsung operasional di lapangan dalam waktu dekat.

Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Asahan, Adi Adma Arif, S.P., mengungkapkan bahwa saat ini telah berdiri 81 unit SPPG di Kabupaten Asahan. Selain fokus pada gizi anak, program ini terbukti memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal melalui penyerapan tenaga kerja.

"Kami berupaya terus meningkatkan kualitas program ini dan mengingatkan seluruh SPPG wajib mematuhi standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku dalam pengolahan makanan," kata Adi.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati Asahan sekaligus Ketua Satgas MBG Kabupaten Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., menekankan pentingnya pengawasan kolaboratif. Pengawasan dapur MBG harus melibatkan pemerintah daerah, Satgas, BGN, SPPG, hingga pihak terkait lainnya.

"Sebagai Satgas, tanggung jawab kita adalah memastikan bahwa semua makanan yang disajikan kepada anak-anak telah memenuhi standar kualitas yang ditetapkan," pungkas Rianto.

Agenda koordinasi ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, para Asisten, serta perwakilan SPPG dari seluruh wilayah Kabupaten Asahan. (mar)
Komentar Anda

Terkini